Yuk Ketahui Bagaimana Cara Membeli Rumah Yang Sesuai Dengan Umur Kita Saat Ini

November 01, 2017
Suka Baca - Kenaikan nilai jual property yang tidak dapat dihentikan ini sering sekali dijadikan sbagai alasan oleh masyarakat untuk menunda membeli dan memiliki rencana membeli rumah. Dari waktu ke waktu nilai jual rumah tentu akan semaik neik secara perlahan. Logikanya bila kita terus menunda untuk membeli rumah , nilai jual rumah tersebut semakin sulit untuk kita capai dan penuhi. Lantas kapan waktu yang tepat bagi kita untuk membeli rumah.
 

Jangan pernah ragu untuk membeli atau hanya sekedar memiliki rencana untuk membeli rumah idaman, baik itu di usia muda 20an atau ketika sudah dewasa usia 30an. Tapi tahukah kamu usia kita saat membeli rumah akan mempengaruhi tahapan dan cara kita untuk membeli rumah. Ada perbedaan dalam tahapan serta perimbangan yang dipikirkan sebelum memutuskan untuk memilih rumah baik di perumahan atau pun di perkotaan. Apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh anak muda tentu berbeda dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh orang dewasa. Apa saja pertimbangan dan tahapan – tahapan yang bisa dilakukan pada usia muda dan dewasa ? yuk simak ulasannya dibawah ini.

Cara beli rumah anak muda usia 20an
Tidak aka nada kata terlalu cepat atau terlalu dini bagi seseorang untuk membeli atau memiliki rencana untuk membeli rumah. Selama ada kesempatan untuk bisa tinggal dalam suatu perumahan atau lingkungan, kenapa tidak dilakukan ? meskipun saat ini kamu memiliki usia yang masihsangat muda dan belum memiliki rencana untuk menuju pelaminan dalam waktu dekat. Bila keinginanmu untuk membeli rumah sendiri sudah mantap maka realisasikan dan wujudkan sekarang juga. Jangn menunda – nunda kegiatan yang baik untuk dilakukan. Bagaimana caranya lakukan hal berikut.
 
A. Buat rencana yang matang
Sebelum memutuskan untuk membeli rumah terlebih dahulu buatlah daftar keinginan atau rencana impian jangka panjang yang akan kamu wujudkan. Kamu bisa memulainya dengan mempersiapkan modal dengan menabung untuk membeli rumah. Tidak perlu terlalu ekstrim kamu bisa mulai dari mengatur pengeluaranmu setiap hari. Mulai menyisihkan beberapa nominal uang untuk ditabungkan secara rutin setiap minggua atau per bulannya. Ketika modal sudah kamu miliki dan dirasa sudah cukup untuk membeli sebuah unit rumah. Barulah kamu melakukan pencarian rumah yang kamu butuhkan dan kamu inginkan. Sesuaikan tipe rumah dengan anggarah yang kamu miliki. Bila kamu berniat untuk kredit rumah kamu bisa menyesuaikannya dengan pendapatanmu setiap bulannya. Perlu kamu perhitungkan juga berapa nominal yang sangggup kamu keluarga setiap bulannya untuk melunasi cicilan yang akan datang.
 
B.  Berhenti berutang
Tidak sedikit anak muda jam sekarang yang sangat memprioritaskan diri untuk bersenang – senang dengan menghambur hamburkan uang. Banyak pula diantaranya yang rela membuat kartu kredit hanya untuk membeli barang dan benda yang mereka inginkan. Tentu hal ini tidak akan menjadi masalah ketika mereka bisa melunasinya dengan tanpa hambaran. Namun bila kamu mengajukan KPR dengan riwayat kartu kredit yang buruk hal ini akan cukp mempengaruhi reputasimu di mata bank. Tidak menutup kemungkinan bagi kamu untu mendapatkan penolakan dengan jelas.
 
C.  Siapkan biaya tak terduga
Pastikan untuk memiliki dana atau uang lebih untuk keperluan tak terduga. Seperti misalnya ketika kamu membeli rumah di perumahan yang baru dibangun instalasi listrik belum terpasang dan tertata dengan baik. Tentu hal ini akan membuat kamu mengeluarkan uang lebih.

Cara membeli rumah orang dewasa usia 30an
Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki rencana untuk membeli ruah apda rentas usia 30an. Pada usia ini umumnya mereka sudah memiliki keluarga sendiri atau bahkan akan menuju pelaminan. Tentunya pertimbangan yang harus dipikirkan berbeda dengan yang sebelumnya.
 
A. Evaluasi prioritas
Ketika memiliki keluarga baru yang kecil tentunya kehadiran anggota baru atau si kecil sangat dinantikan. Hal ini tentu akan membuat mereka yang ada di usia ini untuk memilih rumah dengan ukuran yang lebih luas. Tak hanya itu saja masalah akses jalan, jarak dari rumah ke fasilitas public seperti sekolah dan supermarket sudah harus dipikirkan juga.

B. Tidak berlebihan saat lakukan perbaikan rumah
Masyarakat pada usia ini sebagian besar memilih untuk membeli rumah bekas pakai yang masih bagus atau bisa diperbaiki pada beberapa bagian. Baik itu rumah bekas yang masih bagus atau yang terletak di perumahan elit sekalipun perbaikan atau renovasi tentu harus tetap dilakukan. Seperti mengganti kabel aliran listrik, mengecat ulang kembali dinding rumah yang mulai kusam dan mengelupas. Pastikan untuk tidak berlebihan pada saat melakukan perbaikan dan renovasi.

C. Pilih sewa atau beli rumah
Ada situasi ketika kita hanya bisa atau diharuskan terpaksa untuk menunda membeli rumah dan solusi satu – satunya dengan menyewa rumah. Seperti misalnya kepala rumah tangga yang memliki pekerjaan dengan kantor yang berpindah – pindah lokasi hal ini tentu mengharuskan kamu untuk tidak bisa tinggal dalam satu tempat kamu wajib mengikuti kantor  tempat kepala keluarga bekerja.

Bagaimana terlihat cukup jelas bukan perbedaan antara anak muda dan orang dewasa dalam mempertimbangkan hal – hal untuk membeli rumah ? semoga informasi diatas bisa dijadikan sebagai referensi yang dapat bermanfaat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »